Beranda blog

Kadis Pendidikan Pangkep, Arahkan Guru Daftar Kuliah Jalur RPL di UIM

0

PANGKEP – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep mengarahkan guru dan tendik yang ada di Kabupaten Pangkep yang ingin melanjutkan perkuliahan agar melanjutkan perkuliahan di Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali melalui jalur Masuk Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Selasa (12/09/2023).

Hal itu disampaikan pada saat menerima rombongan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UIM Al-Gazali di kantor dinas Kabupaten Pangkep.

“Program ini cocok dengan guru dan tendik yang sudah bekerja, sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan dengan jalur masuk RPL, hal ini penting untuk meningkatkan kompetensi guru, dan mengakomodir kebutuhan guru dan tendik dengan lineritas pendidikan di Pangkep,” ungkap Dr. Sabrun Jamil, S.Pi. M.P.

Kadis menambahkan, jalur penerimaan masuk di UIM Al-Gazali sangat bagus dan bisa mengakomodir masyarakat yang bisa melanjutkan perkuliahan, selain itu Kadis mengucapkan apresiasi kepada FKIP UIM Al-Gazali yang telah meluangkan waktu datang di kantor Dinas Pendidikan membawa kabar gembira ini untuk mengatasi problem di Pangkep untuk melanjutkan Pendidikan di UIM Al-Gazali.

Pada kesempatan yang sama, dekan FKIP UIM Al-Gazali menegaskan bahwa RPL adalah Program bagi calon mahasiswa yang ingin masuk di UIM Al-Gazali dengan melakukan rekognisi pengalaman mengajar dengan CPL mata kuliah, sehingga beban SKS dan waktu tempuh akademik dalam perkuliahan bisa lebih singkat.

“Kalau misalnya pengalaman mengajar minimal dua tahun mengajar di SD sementara dia mau mengambil jurusan PGSD bisa saja waktu tempuh kuliahnya sampai satu tahun setengah, dengan mekanisme perkuliahan yang lebih fleksibel,” jelas Mulayadi.

Dekan FKIP UIM Al-Gazali dan Dinas Pendidikan, melakukan penandatangan kerjasama. Sebelum penandatanganan ia menyampaikan bahwa sebelumnya FKIP UIM Al-Gazali telah banyak mengambil bagian dalam pengembangan mutu dan kualitas pendidikan di Pangkep seperti pada tahun 2019 FKIP UIM Al-Gazali mengfasilitasi guru Pangkep mengikuti penguatan calon kepala sekolah, mulai tahun 2020 sampai sekarang dosen FKIP UIM Al-Gazali mendampingi program sekolah penggerak di Pangkep, dosen FKIP UIM Al-Gazali mengvisitasi akreditasi satuan pendidikan di Pangkep dan berbagai program lainnya.

“Kedepan kita akan perkuat kolaborasi untuk melakukan langkah-langkah konkrit dalam menindak lanjuti perjanjian kersama dalam rangka mendorong guru dan tendik untuk melanjutkan pendidikan dan peningkatan kompotensi Guru dan Tenaga Kependidikan,” tegas Dekan FKIP UIM Al-Gazali.

Dalam kegiatan ini turut hadir Wakil Dekan 1 FKIP UIM Al-Gazali, Supriadi, S.Pd., M.Pd., Ketua Gugus Jaminan Mutu, Sadaruddin, S.Pd., M.Pd., dan Ketua Prodi PGSD, Erwin Nurdiansyah, S.Pd., M.Pd. (*hsb)

Kadis Dikbud Pangkep Panen Sayur-Mayur di Kebun Sekolah SMP Negeri 1 Pangkajene

0

PANGKEP – Rabu pagi, 13 September 203. Mentari baru saja sepenggalahan. Sinarnya masih terasa hangat. Tapi, aktivitas di areal lahan Kebun Sekolah milik SMP Negeri 1 Pangkajene Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, sudah sangat ramai. Riuh-rendah suara para siswa – siswi SMP Negeri 1 Pangkajene, sambil kedua-tangannya sigap bekerja.

Dengan riang gembira, bersama para guru pendamping dan pembimbing, mereka bersiap – siap memetik kacang panjang, kangkung dan bayam. Benar, mereka sedang siap – siap memanen hasil bumi, hasil tanam dan hasil perawatan tanaman milik para siswa sendiri di SMP Negeri 1 Farm.

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 1 Pangkajene, Dr. Mansyur Eppe, hari ini, Rabu (13/9/2023) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep, Dr. Sabrun Jamil melakukan panen perdana di Kebun Sekolah ini sebagai puncak dari pembelajaran para siswa, khususnya dalam mempraktikkan ilmu Sains yang mereka pelajari di dalam kelas.

”Wujudnya, mereka menanam bibit sayur-mayur. Rutinitasnya, mereka kelola sendiri Kebun Sekolah milik mereka. Disiram, diberi pupuk dan dibersihkan dari rumput-rumput liar, melalui Program Pembiasaan Berkebun atau Gardening, yang dilaksanakan satu kali dalam satu minggu. Puncaknya, mereka memanen sendiri hasil Kebun Sekolahnya. Ada kangkung dengan kualitas bagus, bayam, kacang panjang, semuanya dalam kondisi yang sangat bagus,” tandas Mansyur Eppe.

Mansyur Eppe mengatakan, untuk panen hasil bumi kali ini, kangkung dan bayam sudah untuk yang kesekian kalinya dilakukan pemanenan oleh para siswa. ”Sedangkan kacang panjang, merupakan panen yang ketiga kalinya. Maklum, kangkung dapat dipanen setelah kurang lebih 20 hari tanam, sementara kacang Panjang dan bayam lebih singkat lagi, kata Mansyur Eppe.

Adapun pembagian tanaman dan lahan kebunnya, Kepala UPT SMP Negeri 1 Pangkajene menjelaskan, bagi para siswa kelas IX tanaman mereka adalah jagung. Sedangkan kangkung, bayam dan kacang panjang ditanam dan dikelola oleh siswa kelas VII dsan VIII.

Panen hasil SMP 1 Farm ini sekaligus membuktikan bahwa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pangkajene memang peduli dengan lingkungan hayati, concern pada pelestarian alam, dan semua ini didukung dengan kualitas pembelajaran yang adaptif dan komprehensif serta dipadukan secara eksklusif melalui praktik berkebun di areal lahan Kebun Sekolah.

”Inilah keunggulan sekolah kami (Sekolah Penggerak). Sekolah yang bebas polusi udara maupun suara, hijau asri dan teduh, serta lahannya yang cukup luas dapat dimanfaatkan langsung oleh siswa untuk berkebun, bercocok tanam, mempraktikkan ilmu Sains yang mereka timba dari para gurunya,” kata Dr. Mansyur Eppe.

Saat melakukan panen perdana, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebupaten Pangkep, Dr. Sabrun menyebutkan, kegiatan kebun sekolah yang dilakukan siswa – siswi SMP Negeri 1 Pangkajene, patut diapresiasi. “Kami berharap kegiatan semacam ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan intensitasnya agar anak didik kita dapat semakin memahami bahwa berkebun itu penting sebagai bekal di kemudian hari,” tandas Dr. Sabrun. (*Hasbi)

Bupati MYL Hadiri Temu Pendidik Nusantara X KGBN

0

PANGKEP – Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau(MYL) hadiri temu pendidik nusantara yang digagas oleh Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kabupaten Pangkep.

Temu pendidik nusantara X dengan tema tumbuh berkelanjutan perubahan pendidikan melampaui ruang kelas, diikuti 500 guru.

Temu pendidik nusantara merupakan forum tahunan yang diselenggarakan di seluruh Indonesia dan untuk pertama kali di kabupaten Pangkep. Wadah bertemunya para pendidik untuk saling bersinergi berkolaborasi untuk mencapai untuk meningkatkan mutu pendidikan di kabupaten Pangkep.

Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Pangkep, Sabrun mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kompetensi pemdidik dan tenaga kependidikan dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas upaya mengimplementasikan program merdeka belajar untuk pengembangan pendidikan berkualitas.

“Harapannya tenaga pendidik mampu mengimpelentasikan program merdeka belajar yang saat ini aduah 26 episode. Tenaga pendidik memiliki SDM untuk mampu mengimplementasikan program tersebut,”katanya.

Ketua BPK KGBN Pangkep, Jayadi Daeng Tutu mengatakan KGBN ini digelar empat kegiatan. Pertama, kelas kemerdekaan. Kedua, kelas komptensi cerdas cermat guru. Ketiga, Ketiga, Talk show pendidikan.

“Secara umum ini pertemuan ini diharapkan guru saling berbagi dan saling memberi semangat,”katanya. (*Hasbi).

Bupati MYL Luncurkan Proper ASN Peserta PKN dan PKA

0

PANGKEP – Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) meluncurkan proyek perubahan (Proper) Aparatur Sipil Negara (ASN) peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II angkatan XIV Puslatbang KMP Makassar dan pelurncuran aksi perubahan 9 inovasi peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrasi angkatan ke VI Tahun 2023.

Peluncuran dilaksanakan usai apel pagi, ditandai dengan pelepasan balon, penandatangan dukungan Bupati terhadap para PKN dan PKA penandatanganan prasasti Kampung Pancasila didampingi oleh Sekertaris daerah dan para Kepala OPD, di halaman kantor sekretariat daerah Pangkep, Kamis(31/8/23).

“Hari ini ada lounching proyek perubahan dari teman-teman yang melaksanakan proyek perubahan di LAN baik eselon II maupun III. Diharapkan inovasinya betul-betul bisa dirasakan masyarakat dan mempermudah layanan pemerintah kepada masyarakat,”kata MYL.

Kepala BKPSDM Pangkep, Farmawaty menjelaskan peserta sebanyak 12 orang. Tiga orang peserta PKN dan sembilan orang peserta PKA.

“Ini merupakam upaya pemda dalan meningkatkan kompotensi manajerial bagi setiap pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator dengan tujuan menjadi pemimpin timnya dalam menggerakkan dan mencapai tujuan organisasi,”katanya.

Tiga orang ASN eselon II peserta PKN kepala BKPSDM.
Fharmawaty dengan proyek perubahan Olshop 20 bangkom Kepala BKAD
Asri dengan proyek perubahan Dataku dijarimu dan kepala Kesbangpol.
Amri dengan proyek perubahan Kampung Pancasila.
Sembilan peserta PKA, Amiruddin dari Disdikbud dengan Inovasi Mutu pendidikan sekolah hebat (Ramuan Sehat)
Syamsir Palisuri Sua dengan Inovasi Garda Pintar “Gerakan Guru Damping pada Transisi Pendidikan Anak Usia Dini ke Sekolah Dasar”
Nahjar dari Bappelitbangda dengan inovasi gerakan pemberdayaan masyarakat miskin Non APBD (Garda Raskin)
Hariyanti Dinas PUTR dengan inovasi Aksi Kalaborasi & efesiensi ruas jalan pangkep hebat (Sikerja Hebat)
Darmawansa dari Kesbangpol dengan inovasi Strategi pemberdayaan Ormas (Sadar Ormas)
Asriani dari dinas Ketahanan Pangan dengan inovasi Mantapkan Dasi Paman.
Riyas dari Disperkitam dengan inovasi sistem Informasi Tanah Pemerintah (Sitanpan)
Andi Suraiya dari Disperkitam dengan inovasi Sigap PSU.
Muhlis Rauf dari BKPSDM inovasi wadah pengelolaan data sikap dan prilaku (Klinik Sipakatau).

Dirjen GTK Kemendikbudristek Apresiasi Pemkab Pangkep

0

Implementasi Merdeka Belajar dan Guru Penggerak

PANGKEP – Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Prof Nunuk Suryani berkunjung di Kabupaten Pangkep (25/8/2023).

Kunjungan Dirjen GTK disambut Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau didampingi oleh Kepala dinas pendidikan Pangkep, di Rujab Bupati Pangkep.

Dihadapan Dirjen GTK, Bupati Pangkep, MYL menjelaskan selayang pandang Kabupaten Pangkep, kondisi tenaga pendidik Guru dan rute perjalanan tenaga pendidik.

Dirjen GTK, Prof Nunuk Suryani mengatakan kunjungan ke Pangkep untuk membrikan apresiasi kinerja kepala daerah Pangkep untuk implementasi kurikulum merdeka belajar.

Berdasarkan datanya, meski banyak tantangan yang dihadapi namun program prioritas terakselerasi dengan baik.

“Hampir 90persen sekolah sudah inplementasi kurikulum merdeka belajar. Lalu guru penggerak, banyak sekali yang siap yang jadi kepala sekolah. Saya apresiasi bapak bupati, dinas pendidikan dan jajarannya,”katanya.

Namun katanya, sejumlah permasalahan juga ditemukan khususnya kondisi guru di kepulauan yang belum mendapat perhatian khusus dsri pemerintah pusat untuk pemberian tunjungan khusus.

“Dari laporan yang disampaikan bupati, kami perlu melakukan cek kembali karena banyak guru yang seharusnya dapat tapi belum masuk database kami,”jelasnya.

Semarak Kemerdekaan di Pangkep, Digelar Aneka Lomba dan Makan Gratis

0

Pangkep – Jelang peringatan detik-detik hari ulang tahun(HUT) ke-78 proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat kabupaten Pangkep, panitia menggelar rapat pemantapan.

Rapat dipimpin wakil bupati Pangkep, Syahban Sammana dihadiri sejumlah pimpnan OPD dan pantia, di ruang rapat wabup Pangkep, Senin(31/7/23).

Usai rapat Wabup Syahban menyampaikan, rapat panitian17 Agustus dilaksanakan bersama penanggungjawab masing-masing bidang.

Pelaksanaan HUT Kemerdekaan di Pangkep, sejumlah kegiatan dan perlombaan akan digelar.

“Insyaallah ada kegiatan juga, memberikan makan gratis kepada masyarakat. Jadi ada kegiatan memang yang beda dengan kegiatan sebelumnya. Ada juga lomba Jolloro dan sebagainya. Kita berharap pelaksanaan 17 Agustus ini semarak tapi tetap dalam kesederhanaan,”katanya.

Ketua panitia kegiatan, Djajang menjelaskan rapat membahas jadwal acara yang akan dilaksanakan. Rangkaian cara akan digelar bukan hanya saat 17 Agustus, tapi juga sebelumnya.

“Sementara diatur jadwalnya, tahun lalu kegiatan 17 Agustus dilaksanakan 15, 16, 17. Tahun ini lebih panjang acaranya dan lebih meriah,”katanya.

Lomba yang akan dilaksanakan, lomba baris-berbaris, senam pelajar, makan gratis dan lomba perahu hias, balap dan balap perahu.

Juara di Lomba Seni, PGRI Pangkep Raih Emas

0

SOPPENG — Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memasuki hari kedua, Selasa, 25 Juli 2023 ada beberapa lomba seni yang menyelesaikan pertandingannya.

Seperti dilaporkan Ketua Panitia Porseni PGRI ke-VI Sulsel Dr. H. Basri, S.Pd.,M.Pd kepada media di Media Center Panitia Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu 26 Juli 2023.

Untuk lomba Vocal Grup kontingen Toraja Utara (Torut) meraih medali emas, disusul Kontingen Sinjai diposisi kedua dan Kontingen Palopo di posisi ketiga.

Sedangkan untuk lomba Nyanyi Solo yang baru menyelesaikan lombanya tengah malam tadi, Kontingen Pangkep meraih podium pertama, disusul Selayar ditempat kedua dan Luwu Utara ditempat ketiga. Pada hari ini, ada beberapa cabang olahraga yang menyelesaikan lombanya, di antaranya Cabor Patanque, cabor Catur dan juga Volley Ball.

“Untuk cabor-cabor lain kita tunggu update terbarunya dari para koordinator cabang,” ungkapnya.

“Semoga teman-teman atlet PGRI yang bertanding selalu diberikan kesehatan hingga akhir Porseni,” imbuh Ketua Panitia.

Bupati MYL Hadir di Soppeng Dukung Kontingen PGRI

PANGKEP – Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau(MYL) didampingi ketua TP PKK Pangkep, Nurlita Wulan Purnama hadir langsung di kota Soppeng.

Kehadiran bupati MYL guna memberikan dukungan langsung kepada kontingen PGRI Pangkep yang mengikuti Porseni PGRI tingkat provinsi Sulsel.

“Semoga kontingen PGRI Pangkep bisa memberikan yang terbaik. Kita harapkan menorehkan prestasi dan mengharumkan nama daerah,”katanya.

Dikatakan MYL, terpenting dari gelaran Porseni ini mempertemukan guru-guru se Sulsel. Sehingga diharapkan semakin mempererat persatuan dan silaturrahmi sesama guru terjalin semakin baik.

Porseni PGRI tingkat provinsi Sulsel diikiti 24 kabupaten/kota se Sulsel dan kabupaten Soppeng selaku tuan rumah.

Pangkep menurunkan 200 peserta yang akan mengikuti lomba pada sejumlah cabang olahraga yang akan diperlombakan.

Porseni PGRK Sulsel ke Vl mempertandikan 16 cabang. Delapan cabang olahraga dan delapan cabang seni.

Porseni PGRI Sulsel dibuka langsung ketua PGRI pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, dihadiri Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan 24 kepala daerah se Sulsel.

Lewat Dinas Pendidikan, Bupati Serahkan Seragam Gratis untuk Pelajar di Pangkep

PANGKEP – Bantuan seragam gratis tahun 2023 mulai disalurkan Pemerintah Kabupaten Pangkep. Penyaluran bantuan seragam gratis itu diserahkan langsung Bupati Pangkep, Muh Yusran Lalogau, Senin 3 Juli di Rujab Bupati.

Dikatakan bahwa, penyaluran seragam ini dilakukan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep yang mengalokasikan anggaran untuk seragam sekolah gratis bagi tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Ibtidaiah (MI), dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep lebih awal merealisasikan program tersebut, dibanding tahun sebelumnya. 

Bupati termuda di Sulsel ini menyampaikan bahwa, program ini diadakan sejak dua tahun masa jabatannya, yang merupakan dasa cita Pangkep Hebat. “Waktu saya masih anggota dewan, saya pernah temui di lapangan adanya anak yang begitu semangat sekolah tapi, seragam sekolahnya tidak ada. Kasihan jangan sampai karena tidak memiliki seragam sekolah lalu putus sekolah, maka dari itu program ini diadakan,” paparnya.

Dia pun berharap tahun ini bantuan seragam sekolah gratis ini, tersalurkan secara menyeluruh sebelum tahun ajaran baru dimulai. “Insya Allah, pekan depan sekolah kembali aktif dan semua siswa dipastikan dapat memakai bantuan seragam tersebut,”ujar mantan ketua DPRD Pangkep ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkep, Dr Sabrun Djamil menjelaskan bantuan seragam sekolah gratis pada hari ini, secara resmi sudah diserahkan langsung Bupati Pangkep kepada wali atau orangtua siswa masing-masing perwakilan sekolah. 

“Dan hari ini juga pihak sekolah masing-masing sudah mulai menyalurkan seragam gratis tersebut,” pungkasnya. Dijelaskan bahwa, terdapat empat pasang seragam sekolah gratis yang diberikan yakni, seragam Osis, seragam Batik, seragam Pramuka dan seragam Olahraga. Total 11.200 siswa, dengan total anggaran Rp 6,7miliar melalui APBD 2023. 

“Tahun ini kebijakan pimpinan, bukan hanya sekolah dibawah naungan Dinas Pendidikan tapi juga yang dibawah naungan Kementerian Agama juga diberikan bantuan seragam sekolah gratis tersebut dan dipastikan akan disalurkan secara menyeluruh sebelum masuk tahun ajaran baru,”jelasnya. 

Sementara itu, salah seorang orang tua siswa, Hardis dijumpai usai menerima bantuan seragam sekolah untuk anaknya mengatakan sangat terbantu dengan adanya program Pemerintah Kabupaten Pangkep ini. “Alhamdulillah, seragam sekolah gratis ini tentunya sangat membantu kami, dengan kondisi perekonomian saat ini,”ucapnya.

Bimtek Implementasi Bebasis Data

0

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep mengadakan Bimtek Implementasi berbasis data, kegiatan ini berlangsung di Aula Appakabaji Bungoro kantor DISDIKBUD Pangkep, (Kamis 15-16/06/2023).

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari diikuti oleh operator dapodik dan Kepala Sekolah se-Kabupaten Pangkep yang terbagi dalam 2 tahap, yakni untuk sesi pertama dihadiri oleh Kecamatan Pangkajene, Minasatene, Mandalle, Segeri, Tondong Tallasa, Liukang Tupabbiring dan Liukang Tangaya dan Sesi kedua Balocci, Bungoro, Labakkang, Ma’rang, Liukang Tupabbiring Utara dan Kec Liukang Kalmas.

Turut hadir dalam pembukaan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep DR. Sabrun Djamil, S.Pi,MP dan kabid Pendidikan Dasar Syamsir Palisuri Sua. Dalam sambutannya Sabrun Djamil mengatakan bahwa data Mutu Pendidikan harus sinkron dengan apa menjadi tujuan Dinas Pendidikan.

“Perencanaan Anggaran di Sekolah kita tidak boleh serta merta menganggarkan harus ada data yang tersinkronisasi, jadi kebutuhan sekolah harus berbasis data, ada sumbernya yakni rapor mutu pendidikan” Ujarnya.

Sabrun Djamil menambahkan bahwa Rapor Mutu Pendidikan harus direalisasikan sesuai dengan visi misi kabupaten Pangkep.

“Kita harus melihat visi misi kabupaten Pangkep, nanti disinkronkan dengan data rapor mutu pendidikan, dan basis data yang lainya, dan itu menjadi target Dinas Pendidikan, kalau tidak sinkron dengan data Sekolah dengan data dinas pendidikan maka apa yang kita cita-citakan tidak akan tercapai, jadi harus ada kerjasama secara teknis dibidang pendidikan. Jelasnya.

Akhir-akhir ini kita banyak mengadakan Bimtek demi untuk mencapai apa yang dicita-citakan oleh Dinas Pendidikan.” Tutup sabrun Jamil.

Diharapkan kepada seluruh sekolah dapat melengkapi data Rapor Mutu Pendidikan, Aplikasi Rapor Mutu pendidikan dapat diakses melalui laman satudik.id, login menggunakan akun admin kepala sekolah email belajar id.

Para peserta sangat Antusias dalam mengikuti pembinaan kelembagaan dan manajemen Sekolah, Implementasi perencanaan berbasis data.