Kategori
Berita

Bimtek Verifikasi dan Validasi Dapodik

Pangkep – Dalam rangka sosialisasi bimbingan teknis verifikasi dan validasi Dapodik jenjang Pendidikan Paud dan PNF, SD dan SMP Se-Kabupaten Pangkep, Disdik Pangkep mengadakan pertemuan di Aula Appakabaji, Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Jumat (22/10/2021).

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari Jumat 22-23 Oktober 2021 yang diikuti oleh seluruh operator dapodik se-kabupaten Pangkep yang berasal dari tingkat Jenjang Pendidikan Paud dan PNF, SD dan SMP. Dalam kegiatan ini dibagi menjadi 4 sesi, pada hari jumat sesi petama diikuti oleh tiga Kecamatan yakni Kecamatan Pangkajene, Marang’ dan Kec Liukang tanggaya, untuk sesi kedua pada hari jumat diikuti oleh Kec. Bungoro, Segeri dan Liuakang Kalmas, sedangkan untuk hari sabtu juga dibagi dalam dua sesi untuk sesi pertama akan diikuti oleh Kecamatan Minasatene, Liukang tupabiring utara dan Balocci, sesi kedua Kecamatan Labbakang, Tondong Tallasa dan Liukang tupabiring selatan dan Mandalle.

Kepala Sub Bagian perencanaan Syahrir menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah menambah wawasan para oprator dapodik, menyatukan presepsi tentang cara validasi dan verifikasi aplikasi dapodik, sebagai media media informasi menyalurkan informasi yang update seputar Aplikasi Dapodik, dan juga sebagai ajang silaturahmi dengan para operator dapodik.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, Muslimin Yusuf menjelaskan bahwa operator dapodik sekolah peranannya sangan besar dan sangat sentral, semua kegiatan bermula dan terkoneksi dengan dapodik, Pengelolaan data sekolah sekarang sudah online semua.

“Bapak ibu dipilih oleh bapak kepala sekolah sebagai oprator dapodik tentu ada nilai lebih, operator dapodik merupakan kunci keberhasilan keberlangsungan satu satuan pendidikan ditiap tingkatan, jadi bapak ibu harus berbangga mendapat tugas sebagai operator, Sekolah yang mendapatkan bantuan itu kepala sekolahnya bagus, kerena selalu memperhatikan kesejahteraan opratornya” Terangnya.

Lanjut ia juga mengharapkan agar para operator dapodik kiranya dapat memperbaharui data dapodik sesuai dengan keadaan sekolah masing-masing, agar nantinya pada tahun 2022 penyaluran dana rehabilitasi bisa terlaksana dengan baik.

Dalam kegiatan ini turut hadir ketua Relawan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) Kabupaten Pangkep, M. Farid W. Makkulau yang bertindak sebagai pemateri di depan para peserta bimtek M. Farid W Makkulau sebagai pegiat TIK, menyarankan Tiga hal penting bagi seorang operator dapodik, yaitu meningkatkan kompetensi, menjaga etika, dan aktif berjejaring.

Terkait kompetensi, dianjurkan untuk selalu meningkatkan kemahiran menggunakan aplikasi pengolah kata, perhitungan dan pengolah gambar serta terampil dalam menginput, mengolah, memvalidasi, sampai mengirim data.

Terkait etika, bahwa seorang operator dapodik harus menjaga segala hasil pekerjaan nya hanya untuk instansi/sekolah dan pengambil kebijakan, tidak boleh mengumbar data untuk kepentingan selain itu, apalagi mengumbarnya di media sosial.

Terkait jejaring, bahwa seorang operator dapodik harus aktif berjejaring sesama operator, agar dapat share ilmu dan pengalaman. (*Hasbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *