Kunjungi 10 Tempat Bersejarah di Pangkep, DISDIKBUD Pangkep gelar Tour de Kerajaan Siang

PANGKEP – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkep melalui Bidang Kebudayaan Sub Bidang Sejarah menggelar kegiatan Tour de Kerajaan Siang (Touring Destinasi Sejarah, Kemah Remaja, dan Silaturrahim antar Generasi) dengan mengunjungi beberapa situs sejarah budaya yang ada di Pangkep, Selasa (15/11/2022).

Tour de Kerajaan Siang ini dilepas secara resmi di Halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkep oleh Kadis Dr Sabrun Jamil, S.Pi., M.P. “Kegiatan Tour de Kerajaan Siang ini merupakan kegiatan peningkatan akses masyarakat terhadap data dan informasi sejarah, dengan merujuk kepada Surat Keputusan Bupati Pangkep Nomor 936 Tahun 2022 Tanggal 25 Oktober 2022 tentang Program Pembinaan Sejarah Lokal,” ujarnya.

Akmaluddin, S.Sos, Kasubid Sejarah Diknas Pangkep mengungkapkan destinasi yang dikunjungi dalam kegiatan Tour de Kerajaan Siang tersebut. “Beberapa destinasi sejarah budaya yang dikunjungi adalah Rumah Adat Segeri, Rumah Adat Ma’rang, Rumah Adat Labakkang, Taman Makam Pahlawan (TMP) Bungoro, Makam Kerajaan Siang, Situs Bulu Sipong Bungoro, Kawasan Cagar Budaya BelaE Minasatene, Kawasan Wisata Prasejarah Sumpangbita Balocci, Makam Karaeng Pangkajene, dan terakhir di Pusat Informasi Geologi (PIG) Pangkajene,” ungkapnya.

Narasumber yang dihadirkan adalah pegiat sejarah budaya yang sudah dikenal di Pangkep, diantaranya Puang Matoa Bissu di Segeri, Sahabuddin di Situs Sejarah Saoraja Ma’rang, Pinati Rumah Adat Musawir di Labakkang, Rafiul Wardana Daeng Lira di Situs Sejarah Taman Makam Pahlawan Bungoro, Haji Taliu di Situs Sejarah Kerajaan Siang, Jupel Muhammad Amir di Situs Cagar Budaya Bulusipong 1 dan 4, Muhammad Saing Mubin di Situs Cagar Budaya Belae, M Farid W Makkulau dan Sulfina Safitri Nur di PIG Pangkajene.

Peserta Tour de Kerajaan Siang berasal dari berbagai perwakilan sekolah menengah di Pangkep yang mengampu mata pelajaran sejarah dan seni budaya. Salah seorang peserta, Andi Surya Dewan mengungkapkan kesyukurannya dapat mengikuti “Tour de Kerajaan Siang” ini.

“Sangat banyak manfaatnya bagi guru sejarah dan seni budaya. Dengan kegiatan ini, para guru lebih didekatkan lagi dengan selama ini apa yang dibahas di ruang kelas, sekaligus juga penyegaran dan refreshing dari rutinitas selama ini,” ujar Guru Seni Budaya SMA Negeri Bungoro ini saat ditemui di Gedung Pusat Informasi Geologi (PIG) Pangkajene. (*)